Pendopo dan Rumah Adat di Ina Craft

RADJAPENDAPA – Kami memang memproduksi rumah adat kudusan full ukiran empat sisi. Kami juga memproduksi pendopo dengan 4 soko guru dan 12 soko rowo, dengan total 16 soko. Kami juga membuat joglo, empat soko guru dengan tingkat ketebalan yang berbeda-beda. Dari 18 cm, 20 cm, 25 cm, sampai 30 cm, dengan berbahan kayu jati. Tentu, jika besar-besar itu diangkut ke JCC untuk mengikuti pameran Ina Craft 2015, itu kerepotkan loading dan menyusun knockdown nya, karena ukurannya tidak kecil.

IMG_5914

IMG_5921IMG_5960IMG_5969

Karena itu, di Inacraft, kami akan menampilkan berbagai foto-foto koleksi kami dan sekaligu beberapa replica yang bisa menjelaskan kondisi yang sesungguhnya. Produk kami sudah menyebar ke mana-mana, karena selama ini kami berpameran di mall-mall tersohor di Jakarta, seperti Pondok Indah Mall (PIM), Mall Ciputra Cibubur, Lippo Mall Kemang, Gandaria City (Gancy) dan sebagainya.

Radja Pendapa juga memamerkan barang produk kerajinannya di gallery Radja Pendapa di Cikeas Raya, Jalan Letda Natsir, Kampung Nagrak, depan gapura Puri Cikeas, Gunung Putri, Kab Bogor. Selain itu kami punya workshop di Gamprit Raya, 47, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi. Gallery rumah juga ada di Leyangan, Kab Semarang.

Kami menyadari, peran INACRAFT sangat besar untuk mempertemukan dengan buyers yang betul-betul buyers potential. Ini sesuai dengan tema sentral From Smart Village to Global Market dari Inacraft, untuk menaungi dan memfasilitasi produk-produk kerajinan agar mampu naik ke jenjang yang lebih tinggi baik dari segi komersil maupun dari segi estetika seni. Inacraft memang sudah dipercaya sebagai salah satu pameran kerajinan terbesar yang ada di Indonesia dan sebagai ajang promosi bagi produksi kerajinan dalam negeri untuk merambah pasar domestik maupun pasar luar negeri.

Tentu dengan mengangkat produk-produk unggulan, INACRAFT 2014 juga akan mengangkat Kekayaan Warisan Budaya Jawa Tengah sebagai ikon utamanya, juga bertujuan untuk mengembangkan produk ekonomi kreatif dalam rangka peningkatan kualitas ekspor produk kerajinan Indonesia sehingga dapat dijadikan salah satu alternatif faktor penunjang perekonomian nasional di era perdagangan bebas ini. Dengan sub tema “Meningkatkan Kualitas Produk Handicraft Kreatif Untuk Memasuki Pasar Global” pameran ini diharapkan mampu menunjukkan kepada komunitas kerajinan internasional, eksistensi dan kompatibilitas industri kreatif kerajinan Indonesia di tengah-tengah persaingan pasar industri sejenis dengan negara lain.(*)

Leave a Reply