Radja Pendapa di Pameran Ina Craft

IMG_5995

RADJAPENDAPA – Produk-produk Radja Pendapa seperti knockdown housing seperti joglo, pendopo, rumah kayu ukir, rumah adat, gazebo, meja-meja blok, ukiran, resban, kursi akar, dan semua hand made by arts creative bakal dipamerkan di The 17th Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT 2015). Tempatnya di di Balai Sidang Jakarta Convention Center, pada tanggal 8 – 12 April 2015. Ibarat umat Islam, pameran di pecan promosi aneka produk kerajinan yang sudah ke-17 dan digelar bersama oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) dan PT. Mediatama Binakreasi itu, semacam ibadah haji-nya.

Hukumnya “wajib” karena sudah menjadi “rukun” bagi mereka yang sudah mampu. Artinya, secara financial sudah cukup, sehat, berakal, dan memenuhi syarat untuk menjalani Ibadah yang merupakan kombinasi antara fisik dan non fisik tersebut. Sebagai puncak dari segala macam pameran yang selama setahun digulirkan di berbagai tempat, Ina Craft adalah sesi yang paling bergensi, tempat bertemunya buyer dengan produsen dan pengerajinnya.

IMG_5996

Radja Pendapa bakal menampilkan beberapa produk yang super istimewa. Gebyok prodo, gebyok dengan finish warna warni yang elok dipandang dan masuk untuk rumah-rumah minimalis. Memang prodo yang didesain Radja Pendapa adalah prodo yang tidak “menakutkan”, tidak kuno, tidak kelihatan tua, tetapi sebaliknya, kelihatan lebih muda, lebih segar, lebih berwarna, meriah. Tetapi tidak menghilangkan estetika aslinya sebagai ukiran kayu jati yang membutuhkan daya imajinasi yang cukup untuk mencerna maknanya.

Prodo yang dirancang oleh Radja Pendapa juga tidak mengesankan warna murahan, warna ngejreng, warna mencolok indra penglihatan. Prodo Radja Pendapa justru memberi kesejukan, semakin lama dipandang semakin memberi rasa nyaman. Lihat saja, produk prodo-prodo kami, nanti. Selain itu bale-bale kami juga dibuat dengan model prodo, untuk memberi kesan beda dan eksklusif. Menonjol tetapi tetap nyaman di tempati, enak diduduki.

IMG_6003

Kami bangga, bisa berkesempatan tampil di Ina Craft. Kami menjadi bagian dari rumah besar Indonesia, yang memiliki 17 ribu pulau lebih, dengan aneka kemajemukan dengan keanekaragaman kebudayaan baik yang asli maupun serapan dengan segala kombinasi perpaduanya. Produk kerajinan sebagai bagian dari Kebudayaan Nasional itu harus dijaga dan dilestarikan, agar tetap kuat menjadi aset nasional.

Seperti diketahui, di dunia interior, perkembangan dari waktu ke waktu terus mengalami pasang surut. Minimalis tiba-tiba menguasai dan mendominasi perumahan dan desaian kentor di Indonesia. Klasik apalagi Jawa Kuno, banyak yang terpinggirkan, karena tidak sanggup bersaing dengan minimalis yang cepat sekali berubah dan terus berubah. Sementara klasik, seperti joglo pendopo, rumah adat, gazebo dan lainnya makin langka, makin elegan, tetapi, diam-diam banyak yang sedang mencari karena nilai estetikanya kebih alami dan tak lekang dimakan waktu. (*)

Leave a Reply