Tip Memilih Meja Blok Kayu Utuh

RADJAPENDAPA – Anda termasuk penggemar meja blok kayu utuh? Anda bisa memilih kayu jati, kayu trembesi, kayu mahoni, kayu klengkeng, kayu nangka dan sebangsanya. Semua oke, semua keren, hanya serat-seratnya yang memiliki ulir yang berbeda. Jati, tentu lebih berat, lebih mahal, lebih paten, dan lebih memiliki serat yang khas. Yang penting, pilih yang ketebalannya minimal 10 cm, lebar 90cm -1 meter, panjang sekitar 2,5 meter.

IMG_6988

Mengapa memilih ukuran itu? Sepanjang memproduksi dan berjualan meja blok seperti itu, model dengan ukuran itu paling banyak dicari orang. Untuk keperluan meja makan, atau meja kerja, ukuran itu paling ideal. Tentu, yang pertama dilihat dan dipastikan adalah ukuran ruangan yang mau ditempatkan meja blok solid tersebut.

IMG_6991

Tips kedua, pilih yang warna atas mejanya klir tidak diwarna. Usahakan finishingnya semi glossy, tidak terlalu memantulkan cahaya, tetapi tetap terkesan elegan. Pilihan warnanya memang bermacam-macam. Ada yang doff, ada yang clear, mengkilat seperti kaca, dan ada yang semi glossy. Pilihan terakhir itulah yang perawatannya paling simple.

IMG_6998

Jika Anda memilih yang clear, yang mengkilat, seperti ada lapisan kaca, nanti mudah tergores dan luka. Kecuali finishnya pakai obat anti stracth, anti gores. Tetapi antigores di sini tidak berarti jika ditusuk dengan benda runcing dank eras akan bertahan tidak terluka. Goresan dari piring, gelas, cangkir, sendok, itu masih kuat. Tetapi kalau pisau, garpu dan benda keras lainnya, ya tetap saja terluka.

Tips ketiga adalah pilih kaki yang enak, yang cukup untuk memasukkan kedua kaki ke bawah meja. Biasanya meja itu untuk ukuran yang bisa nyaman untuk mengetik computer, dan bisa untuk makan bersama tingginya antara 80-90 cm. Lebih dari itu justru tersiksa untuk duduk dan menyandarkan kedua tangan di atas meja.

Pilih kaki yang cocok. Karena kaki itu selain kepentingan estetika juga penting untuk fungsional. Ada kaki yang kelihatannya bagus, enak dilihat, tetapi mengganjal paha dan sering membentur siku kaki, jika hendak dimasukkan ke dalam kolong meja. Dan itu, sangat menyakitkan. Bisa memar-memar kena ujung kaki-kaki meja.

Tips keempat, tebal samping sebaiknya dibiarkan natural, jangan di luruskan atau dipotong lurus. Karena itu membuat kesan kayu utuh itu akan hilang. Dan jangan diwarna apapun, cukup digosok dengan amplas atau mesin blander, agar tetap halus dan tidak menyisakan ujung-ujung kayu yang lancip.

Tips ke lima adalah meja blok yang berasal dari non jati, biasanya warnanya lebih gelap. Karena itu, jangan di finish gelap, nanti kehilangan seni lukisan alam di serat-serat kayunya. Biarkan serat-serat itu di ekspose yang cantik, karena kekuatan utama dari seni meja blok itu ada di situ.(*)

Leave a Reply